Darmo Corner Features Journey Maja Sains Mojokerto Punya Cerita Sekitar Kita Testaria

Intip Makam Tokoh Penyiar Islam Era Majapahit di Trowulan Mojokerto

Martda Vadetya • Minggu, 28 April 2024 | 03:21 WIB
MAKAM ISLAM: Kubur Telu di Kompleks Makam Troloyo, Dusun Sidodadi, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, jadi salah satu makam yang dikeramatkan warga. (foto: Laila Ramadani for Radar Majapahit)
MAKAM ISLAM: Kubur Telu di Kompleks Makam Troloyo, Dusun Sidodadi, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, jadi salah satu makam yang dikeramatkan warga. (foto: Laila Ramadani for Radar Majapahit)

RADARMAJAPAHIT – Lebih dari 20 tokoh penting dalam sejarah Kerajaan Majapahit dimakamkan di Kompleks Pemakaman Troloyo, Dusun Sidodadi, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan.

Itu termasuk para tokoh penyiar islam di era berdirinya kerajaan bercorak Hindu-Budha tersebut.

Selain makam Syekh Jumadil Kubro, terdapat makam sosok penyebar islam lainnya di dalam pemakaman islam tersebut.

Itu adalah Kubur Telu. Makam Syekh Arif Hidayatullah, Syekh Maliki, dan Syekh Umar Sulaiman.

”Mereka adalah seorang penyebar agama Islam di era setelah Syekh Jumadil Kubro wafat,” jelas Suwoto, 45, warga setempat, Sabtu (27/4).

TERAWAT: Kondisi Kubur Telu di Kompleks Makam Troloyo, Dusun Sidodadi, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, yang terjaga kebersihannya. (foto: Laila Ramadani for Radar Majapahit)
TERAWAT: Kondisi Kubur Telu di Kompleks Makam Troloyo, Dusun Sidodadi, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan, yang terjaga kebersihannya. (foto: Laila Ramadani for Radar Majapahit)

Makam mereka disebut kubur telu oleh masyarakat setempat karena ketiga sosok tersebut dikebumikan dalam satu area pemakaman.

Bangunan makam tersebut berada di sisi barat Kompleks Pemakaman Troloyo. Tepatnya di sisi selatan pemakaman umum Dusun Sidodadi.

Lokasi Kubur Telu ini berada di sekitar area persawahan yang tidak jauh dengan makam Mbah Muniron atau Mbah Rembyong.

”Mungkin banyak yang tidak tahu lokasinya karena menyangka kubur telu adalah yang di dalam cungkup Syekh Jumadil Kubro,” tuturnya.

Meskipun berada di area persawahan, kubur telu juga kerap di datangi pengunjung.

Baca Juga: Makam Putra Raja Brawijaya V Ini Ramai Dikunjungi. Mereka yang Ziarah dari Kota-Kota Ini

Baik untuk melakukan ritual keagamaan, napak tilas, ataupun berziarah mendoakan para sosok penyebar islam tersebut.

Menurut warga, peziarah yang datang mayoritas berasal dari Mojokerto. Namun tidak jarang sejumlah pengunjung berasal datang dari luar daerah seperti Kediri, Jombang, Sidoarjo,hingga Surabaya.

”Semoga saja lebih banyak yang tahu akan keberadaan makam ini dan banyak yang berziarah,” tandasnya. (annisa fadilah)

Editor : Martda Vadetya
#troloyo #mojokerto #majapahit #trowulan #Syekh Jumadil Kubro