RADAR MAJAPAHIT, JAWA POS.COM - Trowulan menyajikan banyak sekali sejarah serta makam-makam bangsawan Kerajaan Majapahit.
Seperti pada bagian timur Kolam Segaran ini, tepatnya di Dusun Unggahan, Desa/ Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Terdapat kompleks pemakaman Islam. Namun, kondisi makamnya sekarang sudah tidak terawat dan sebagian batu nisannya pun mulai rapuh.
Kompleks pemakaman Islam di Trowulan ini merupakan kerabat serta prajurit pada masa Kerajaan Majapahit era pemerintahan Raja Damar Wulan. Sekitar puluhan makam yang terdapat di kompleks ini dipercaya terdapat sekitar 80 makam yang dimakamkan di tempat ini.
Dikatakannya, kompleks pemakaman Islam karena semua yang dimakamkan di kompleks ini sudah memeluk agama Islam.”Memang sebagian makam banyak yang rusak karena genangan air hujan,” ujar Siti Mariam, 60, juru kunci, Senin (22/4).
Selain makam prajurit dan kerabat Raja Damar Wulan, di sini juga terdapat makam Selir dari Raja Brawijaya V. Selir tersebut ialah Putri Campa yang merupakan putri dari Kerajaan Champa.
Tidak hanya itu, terdapat pula dua makam dari Panglima Kerajaan Majapahit. Yaitu Singo Barong dan Macan Putih. Dua orang bangsawan penting itu dimakamkan berdampingan satu sama lain.
”Makam Putri Campa dan makam Singo Barong maupun Macan Putih tetap terjaga karena ditutupi oleh bangunan cungkup,” terangnya.
Pengunjung yang datang kebanyakan dari luar kota. Seperti Kediri, Blitar, Tulungagung, Surabaya dan lain sebagainya. Memasuki kawasan makam ini tidak dikenai biaya sama sekali. Namun harus membayar parkir sebesar Rp 5 ribu per satu kendaraan. (Laila Ramadani)
Editor : Imron Arlado