RADARMAJAPAHIT - Dalam rangka memperingati anniversary ke-23 Jawa Pos Radar Mojokerto (JPRM) dan Hari Pers Nasional (HPN) 2024, JPRM menggelar workshop literasi bertema Penulisan Naskah Siaran Pers, di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada Kota Mojokerto, Kamis (1/2).
Sebanyak 500 peserta dari kalangan pendidik dan pegawai di Mojokerto Raya antusias mengikuti workshop hingga akhir. Meliputi, guru SD dan SMP negeri dan swasta, pegawai pemerintahan, hingga kepolisian.
Pelatihan dibuka dengan penampilan kesenian gamelan oleh SMP Taman Siswa Kota Mojokerto dan tari menjeng Banyuwangi siswa SMP Kota Mojokerto.
"Saat ini adalah hari kedua workshop, setelah kemarin (31/1) lebih dari 250 peserta mengikuti pelatihan literasi digital melalui zoom meeting," kata Direktur JPRM Nur Kholis, dalam sambutannya.
Pj Wali Kota Mojokerto M. Ali Kuncoro dan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati turut hadir memberikan arahan kepada para peserta akan pentingnya mengikuti workshop.
Materi pokok disampaikan narasumber kompeten. JPRM menghadirkan Dewan Pakar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Dewan Pengawas TVRI Agus Sudibyo.
Workshop tersebut dipandu moderator Manajer Online dan Media Sosial JPRM, Moch. Chariris.
Nur Kholis menjelaskan, event workshop memang dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis. Di hari pertama (31/1) JPRM menggemas melalui daring dengan para peserta.
Baca Juga: Candi Dermo di Sidoarjo, Berbentuk Gapura Megah, Pintu Masuk Bangunan Suci Era Majapahit
Dalam kesempatan itu, peserta mendapat banyak materi pengantar tentang penulisan naskah siaran pers dan literasi digital, sebagai bekal workshop di hari kedua.
Nur Kholis berharap, peserta tidak sekadar belajar menuliskan naskah berita. Namun, dari workshop itu mereka dapat memanfaatkan sebagai ajang untuk menyampaikan pendapat kepada media.
"Tidak semata-mata pelatihan menulis pers, tetapi tak kalah pentingnya adalah untuk menjalin komunikasi yang baik dengan semua peserta," tandas Nur Kholis. (wilda mifta)
Editor : Moch. Chariris