Candi Dharmawangsa, Tempat Pemujaan Leluhur di Gunung Penanggungan

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:30 WIB
JEJAK PERADABAN: Candi Dharmawangsa yang berada di kawasan Gunung Penanggungan, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. (Sumber: Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Jatim)
JEJAK PERADABAN: Candi Dharmawangsa yang berada di kawasan Gunung Penanggungan, Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. (Sumber: Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah Jatim)

RADAR MAJAPAHIT — Candi Dharmawangsa menjadi salah satu peninggalan sejarah yang berada di Gunung Penanggungan, Jawa Timur (Jatim). Candi ini terletak di lereng Gajah Mungkur, tepatnya di kawasan hutan Desa Kunjorowesi, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Berdasarkan informasi dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah Jatim, Candi Dharmawangsa merupakan salah satu cagar budaya tingkat provinsi. Candi ini berada di dalam Kawasan Cagar Budaya Gunung Penanggungan. 

Candi Dharmawangsa diperkirakan merupakan bangunan bertingkat dengan lima teras. Keunikan struktur candi terlihat pada sisi kanan dan kiri tangga menuju Teras III yang terdapat ornamen berupa miniatur candi.

Candi yang terletak di lereng Gunung Gajah Mungkur pada ketinggian 1.089 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini juga berdekatan dengan sejumlah situs peninggalan sejarah lain. Beberapa di antaranya adalah Candi Wayang, Candi Kerajaan, dan Candi Gajah. Seluruh situs tersebut membentuk satu kesatuan Kawasan Cagar Budaya Gunung Penanggungan.

Pada masa lampau, Candi Dharmawangsa diduga berfungsi sebagai tempat pemujaan. Fungsi tersebut mencakup pemujaan dewa, unsur kosmis, serta penghormatan kepada leluhur.

Keberadaan Candi Dharmawangsa menjadi bukti kekayaan sejarah dan budaya di wilayah Mojokerto yang hingga kini masih terus dijaga kelestariannya. (*/ram)

Editor : Rizal Amrulloh
Sumber : BPK Wilayah Jatim
Kemenbud RI Gunung Pawitra cagar budaya BPK Wilayah Jatim