Menbud Fadli Zon Dorong Musik Perkusi Indonesia Tembus Panggung Dunia

Rizal Amrulloh • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 16:30 WIB
MUSIK: Menbud Fadli Zon, saat membuka gelaran Satu Dekade Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDPFEST) 2026 di Gedung Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (5/9). (Foto: Kemenbud/Vidhy Fellizano Sfinoza)
MUSIK: Menbud Fadli Zon, saat membuka gelaran Satu Dekade Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDPFEST) 2026 di Gedung Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (5/9). (Foto: Kemenbud/Vidhy Fellizano Sfinoza)

RADAR MAJAPAHIT - Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon mendorong penguatan ekosistem musik dan seni pertunjukan nasional, termasuk musik perkusi tradisional, agar semakin dikenal di panggung dunia.

Hal itu disampaikan Fadli Zon saat membuka Satu Dekade Indonesia Drum & Perkusi Festival (IDPFEST) 2026 di Gedung Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (5/9).

Fadli Zon mengapresiasi konsistensi penyelenggaraan IDPFEST yang telah memasuki tahun ke-10. Menurut dia, keberlanjutan festival tersebut menjadi pencapaian penting sekaligus ruang untuk mendorong lahirnya talenta-talenta baru di bidang musik.

"Ini adalah pencapaian yang luar biasa bisa sustainable selama 10 tahun berturut-turut. Mudah-mudahan ini menjadi salah satu source (lahirnya) talenta musisi kita ke depan. Dan masih banyak yang berusia sangat belia, sangat muda, kesempatan ke depan masih banyak,” ungkap Fadli Zon.
Dia mengatakan Kementerian Kebudayaan siap memfasilitasi sekaligus membangun kerja sama untuk mengembangkan ekosistem musik Indonesia. Salah satu yang didorong adalah memperkenalkan kekayaan musik tradisi Nusantara ke tingkat internasional.

"Kekayaan musik Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, terutama dari ekspresi-ekspresi budaya, mulai dari alat-alat musik tradisi yang tadi hanya sebagian kecil yang dipertontonkan, dari musik perkusi, tabuh, dan juga dikombinasi dengan musik-musik tabuh. Ini merupakan satu akulturasi yang sangat menarik menjadi satu sajian yang,” jelasnya.

Memasuki satu dekade penyelenggaraan, IDPFEST 2026 menghadirkan sejumlah unsur dalam pengembangan musik perkusi, mulai dari kreativitas, edukasi, apresiasi hingga regenerasi.

Festival yang digagas pemusik sekaligus aktor Ekki Soekarno tersebut mengusung tema "Dari Alam menjadi Musik Indonesia”. Tema itu sejalan dengan upaya pemajuan kebudayaan melalui pengembangan dan pemanfaatan kekayaan seni tradisi.
Fadli menambahkan, pemerintah juga membuka peluang bagi musisi perkusi Indonesia untuk tampil dalam berbagai festival internasional. Langkah itu dinilai penting untuk memperkenalkan alat musik tradisional Indonesia kepada masyarakat dunia.

"Alat perkusi (tradisional) kita juga perlu terus diperkenalkan di tengah-tengah peradaban dunia,” tegas Fadli Zon.
Menurutnya, keberagaman bentuk, bunyi, dan tradisi perkusi dari berbagai daerah menjadi bagian dari identitas Indonesia sebagai negara megadiversity.

Melalui penyelenggaraan IDPFEST, kekayaan musik tersebut diharapkan terus berkembang melalui keterlibatan generasi muda dan kolaborasi antarpelaku seni. Upaya itu sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekosistem seni pertunjukan nasional. (*/ram)

Editor : Rizal Amrulloh
Sumber : Kemenbud RI
Kemenbud RI